semua Kategori

Berita industri

Kamu di sini : Beranda > Berita > Berita industri

Proyek tenaga surya Afrika Selatan sangat membutuhkan investasi asing

Waktu: 2015-07-15 Hits: 3

Juru bicara pemerintah Afrika Selatan Tenba Maceko mengatakan pada tanggal 18 bahwa Afrika Selatan telah secara resmi meluncurkan rencana untuk pembangkit listrik tenaga surya berdaya tinggi dengan kapasitas pembangkit 100 megawatt. Pemerintah Afrika Selatan berharap untuk menerima investasi yang kuat dari konsorsium dan lembaga asing.

Kantor Berita Afrika Selatan mengutip Maceko yang mengatakan bahwa proyek tenaga surya terletak di Upington, ibu kota Provinsi Barat Laut Afrika Selatan. Ini adalah proyek penting untuk pengembangan energi bersih di Afrika Selatan. Karena minimnya dana, pembangunan proyek PLTS itu menemui kendala. Proyek ini diperkirakan menelan biaya 150 miliar rand (sekitar 20.6 miliar dolar AS).

Maceko mengatakan, letak geografis dan lingkungan alam proyek PLTS sangat cocok untuk pembangunan PLTS. Pemerintah Afrika Selatan telah menetapkan bahwa ekonomi hijau dan ramah lingkungan akan menjadi kekuatan pendorong utama untuk tahap selanjutnya dari ekonomi Afrika Selatan. Ini tidak hanya akan menciptakan banyak lapangan kerja, tetapi juga mengurangi emisi karbon Afrika Selatan.

Afrika Selatan adalah negara kekuatan utama di Afrika. Pembangkit listriknya menyumbang dua pertiga dari total Afrika. Hampir 90% dari itu berasal dari pembangkit listrik tenaga batu bara. Dengan meningkatnya permintaan listrik dalam beberapa tahun terakhir, Afrika Selatan, "negara kaya listrik", mulai mengalami kekurangan listrik. Selain fokus pada pengembangan tenaga nuklir, Afrika Selatan juga semakin memperhatikan penggunaan energi bersih dan terbarukan seperti energi matahari.